Volatilitas pasar saham di negara-negara emerging market sedang meningkat. Inflasi domestik naik 3,27% secara tahunan, sejalan dengan ekspektasi pasar 3,3%, dipicu oleh kenaikan harga makanan, minuman, dan tembakau. Meskipun tren inflasi inti melambat, sektor korporasi terlihat baik dengan PMI yang tetap ekspansif dan surplus dalam neraca perdagangan. Meskipun pasar saham melemah secara bulanan dengan non-residen outflow sebesar Rp4,06 triliun, nilai transaksi harian meningkat. Sektor barang baku dan energi masih bisa menguat. IHSG menguat 1,30% secara tahunan, meskipun non-residen net sell sebesar Rp5,24 triliun.