Bestprofit Futures Indonesia
PT Bestprofit Futures
PT Bestprofit Futures
Bestprofit Futures Pusat
Harga
Minyak turun lebih dari US$2 per barel pada perdagangan Senin (24/8) setelah
investor melakukan aksi ambil untung dan Pasar relatif mengabaikan perluasan
sanksi AS terhadap Iran. Safe haven. Brent turun 2,35% ke US$92,17 per barel, sedangkan WTI
melemah 2,35% ke US$85,01. Meski terkoreksi, keduanya masih membukukan kenaikan
lebih dari 5% dalam dua pekan berturut-turut. Menteri
Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan perluasan sanksi sekunder terhadap
perusahaan dan negara yang masih mempertahankan hubungan bisnis dengan Iran. Langkah tersebut memperbesar tekanan ekonomi Washington terhadap Teheran,
tetapi sejauh ini belum memicu lonjakan harga Minyak karena Pasar sudah lebih
dahulu memperhitungkan risiko gangguan pasokan. Perlindungan aset. Pasokan
tetap menjadi perhatian karena lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz masih
sangat terbatas. Data pelayaran menunjukkan kurang dari 20 kapal komoditas
melintasi jalur tersebut sepanjang akhir pekan. Padahal, sebelum konflik,
Hormuz menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan Minyak global. Meski
aktivitas pelayaran terhambat, sejumlah produsen masih berupaya mengalirkan
Minyak melalui jalur tersebut. Logam mulia. TotalEnergies menyatakan masih dapat mengangkut
Minyak secara menguntungkan, sementara SOMO Irak dan QatarEnergy dilaporkan
menawarkan Minyak untuk pemuatan di dalam kawasan Selat Hormuz. Kondisi ini
menunjukkan pasokan belum sepenuhnya terputus, panduan trading forex untuk pemula
pengiriman meningkat. Analisis
Newsmaker:koreksi Minyak hari ini lebih
mencerminkan profit taking daripada perubahan fundamental menjadi bearish. Risiko terbesar tetap berada pada Hormuz dan potensi eskalasi setelah perluasan
sanksi Bessent. Hedging. Jika lalu lintas kapal semakin terhambat atau Iran merespons
dengan memperketat blokade, premi risiko dapat kembali melonjak. Morgan Stanley
bahkan memperkirakan Brent berpotensi mencapai US$100 per barel pada kuartal
IV, sehingga area US$95–US$100 menjadi zona penting yang perlu dipantau Pasar. (arl)
Emas Menjauh dari US$4.700, Dolar AS Pulih karena Risiko The Fed dan Timur Tengah
Bitcoin Tembus US$80.000, Debasement Trade Kembali Jadi Katalis
Emas Dekati US$4.700, Pasar Cermati Treasury AS dan Jackson Hole
Emas Masih Kuat, Safe Haven Kembali Jadi Buruan Investor
Likuiditas AS Mengalir, Bitcoin Kembali Jadi Buruan Investor
Dolar Dekat Terendah, Risiko Fiskal dan Geopolitik Membayangi
Brent Tertahan di US$90, Pasar Tunggu Dampak Sanksi Iran
Brent Tertahan di US$90, Pasar Tunggu Dampak Sanksi Iran
Minyak Terkoreksi, Pasar Menanti Sanksi Baru AS terhadap Iran
Minyak Tertekan, Altivitas Hormuz Redam Kekhawatiran Pasokan
Trump Pressures Iran; Oil Prices Near Three-Week Highs
US Tightens Pressure on Iran; Oil Set for Second Weekly Gain
Market & Economic IntelligencePlatform Insight On Macro,Commodities, Equities & Policy