Analisis Dolar Menguat Tipis, Harapan Deal Iran Kembali Goyah - Data Pasar 2026-06-02
0 0
Read Time:3 Minute, 27 Second

Analisis Dolar Menguat Tipis, Harapan Deal Iran Kembali Goyah - Data Pasar 2026-06-02

Dolar Menguat Tipis, Harapan Deal Iran Kembali Goyah

Dolar AS menguat pada Senin (1/6) setelah mencatat penurunan tipis pekan lalu, ketika investor mencerna perkembangan terbaru pembicaraan damai Timur Tengah usai AS dan Iran saling serang sepanjang akhir pekan. Peristiwa tersebut kembali memunculkan keraguan atas rapuhnya upaya diplomatik untuk mengakhiri perang dan memulihkan arus energi.
indeks Dolar (DXY) naik 0,184% ke 99,195, membalik sebagian pelemahan pekan lalu yang dipicu ekspektasi deal pembukaan Selat Hormuz sudah dekat. Penutupan jalur Minyak utama itu mendorong harga energi naik dan memperburuk outlook Data Inflasi, sehingga sebagian pelaku Pasar kembali menilai The Fed punya ruang untuk menaikkan suku bunga tahun ini.
Penguatan Dolar sempat dipicu laporan Tasnim bahwa tim negosiator Iran menghentikan pertukaran pesan dengan AS melalui mediator sebagai respons atas serangan di Lebanon. Namun kenaikan Dolar sedikit terpangkas setelah Presiden Donald Trump mengatakan ia berbicara melalui perantara dengan Hezbollah dan memperoleh komitmen kelompok itu untuk tidak menyerang Israel.
Meski Dolar sempat reli pada awal konflik yang pecah 28 Februari—didukung arus safe haven dan anggapan ekonomi AS lebih tahan terhadap inflasi energi—sebagian Penguatan itu terkikis karena ketidakpastian arah konflik. Di Pasar utama, EUR/USD turun 0,26% ke 1,1632, sementara GBP/USD naik tipis 0,03% ke 1,34565.
Pasar kini berada dalam mode wait-and-see setelah militer AS melaporkan serangan terhadap pertahanan udara Iran, stasiun kendali darat, dan dua drone yang dinilai mengancam pelayaran, sementara IRGC mengklaim menargetkan pangkalan udara yang digunakan AS sebagai balasan. Kombinasi ini menjaga volatilitas dan membuat Dolar sensitif terhadap headline.
Fokus berikutnya beralih ke The Fed dan data tenaga kerja AS pada Jumat. Pasar kini lebih condong mem-price-in kenaikan suku bunga sebagai langkah berikutnya dibanding ekspektasi pemangkasan sebelum perang, karena energi yang mahal berpotensi menahan disinflasi dan Pasar kerja masih relatif kuat. Konsensus Reuters memperkirakan penambahan 85.000 pekerjaan pada Mei dan tingkat pengangguran tetap 4,3%.
Di Asia, yen kembali menjadi sorotan karena USD/JPY melemah 0,28% ke 159,71, dekat level 160 yang sensitif terhadap risiko intervensi Jepang. Pelaku Pasar juga menanti pidato Gubernur BoJ Kazuo Ueda pada Rabu untuk petunjuk arah kebijakan, sementara Dolar Australia turun 0,29% ke 0,7161 dan kiwi melemah 0,9% ke 0,59365. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %