Analisis AS-Iran Makin Jauh dari Damai, Brent Tahan Rally - Data Pasar 2026-08-18
0 0
Read Time:3 Minute, 7 Second

Analisis AS-Iran Makin Jauh dari Damai, Brent Tahan Rally - Data Pasar 2026-08-18

AS-Iran Makin Jauh dari Damai, Brent Tahan Rally

Harga Minyak mempertahankan reli pada perdagangan Selasa (18/8) setelah prospek penyelesaian cepat konflik AS-Iran semakin memudar. Brent bergerak di sekitar US$91 per barel setelah mencatat kenaikan tajam sejak awal Agustus, sementara WTI berada di sekitar US$84,95 per barel. Pasar masih memasukkan premi risiko tinggi karena gangguan di Selat Hormuz belum mereda.
Ketegangan kembali meningkat setelah sebuah kapal dilaporkan terkena proyektil tak dikenal saat keluar dari Selat Hormuz. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada ruang mesin dan menimbulkan korban di antara awak kapal. Insiden baru ini kembali menegaskan bahwa jalur pelayaran strategis tersebut masih berisiko tinggi.
Prospek diplomasi juga tetap suram. Presiden Donald Trump mengatakan tidak tertarik memperpanjang kesepakatan sementara dengan Iran yang telah berakhir pada Senin. Washington dan Teheran masih memiliki perbedaan besar terkait pengelolaan Hormuz, sementara pembicaraan Iran dengan Oman belum melibatkan Amerika Serikat.
Meski risiko geopolitik tinggi, produsen Teluk mulai lebih aktif mencari cara menjaga arus ekspor. Arab Saudi dilaporkan menawarkan kargo Minyak dari luar jalur Hormuz, mengikuti langkah Uni Emirat Arab dalam mengalihkan sebagian pasokan. Kondisi ini membantu menahan reli Minyak agar tidak bergerak terlalu agresif.
Washington juga memberi sinyal akan memainkan strategi jangka panjang terhadap Iran dengan meningkatkan tekanan ekonomi, termasuk potensi sanksi baru. Di saat yang sama, Pasar menunggu data persediaan Minyak AS dari API dan laporan resmi berikutnya setelah stok sebelumnya secara mengejutkan meningkat.
Analisis Newsmaker: Selama serangan terhadap kapal terus terjadi dan diplomasi AS-Iran tetap buntu, Brent masih berpeluang mempertahankan area tinggi di sekitar US$90–US$92. Jika eskalasi meningkat dan arus Hormuz kembali terganggu lebih parah, ruang menuju US$95 bahkan US$100 bisa terbuka. Sebaliknya, jika ekspor dari Teluk tetap lancar dan stok AS kembali naik, Brent berpotensi terkoreksi ke area US$88–US$89. (arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %