Analisis Perak Naik, Fed dan Hormuz Jadi Penentu - Data Pasar 2026-06-16
0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Analisis Perak Naik, Fed dan Hormuz Jadi Penentu - Data Pasar 2026-06-16

Perak Naik, Fed dan Hormuz Jadi Penentu

Harga Perak bergerak di sekitar US$70 per ons pada sesi perdagangan Eropa Selasa (16/6), setelah reli kuat pada sesi sebelumnya. Perak spot berada di sekitar US$70,29 per ons, sementara Comex silver futures sebelumnya naik 3,25% ke US$70,066 per ons. Penguatan ini terjadi setelah kesepakatan awal AS–Iran meredakan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi energi.
Katalis utama datang dari rencana pembukaan kembali Selat Hormuz. Kesepakatan sementara AS–Iran dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada Jumat, dengan Presiden Donald Trump menyatakan arus Minyak dari Teluk Persia akan kembali lancar setelah deal berlaku. Jika Hormuz kembali dibuka, tekanan harga Minyak dapat mereda dan risiko inflasi energi ikut turun.
Bagi Perak, transmisi fundamentalnya mirip dengan Komoditas Emas. Minyak yang lebih rendah dapat menekan ekspektasi inflasi dan mengurangi peluang bank sentral menaikkan suku bunga secara agresif. Kondisi ini mendukung logam mulia karena Dolar dan yield yang lebih lemah biasanya membuat Perak lebih menarik bagi investor global.
Namun, Pasar masih berhati-hati karena Washington dan Teheran belum merilis teks resmi memorandum. Detail pembukaan Hormuz, keamanan pelayaran, serta implementasi teknis masih menjadi risiko. Karena itu, pergerakan Perak di dekat US$70 masih berpotensi bergejolak menjelang penandatanganan Jumat.
Fokus berikutnya tertuju pada keputusan Federal Reserve pekan ini. The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga, tetapi Pasar akan mencermati nada Ketua baru Kevin Warsh terhadap inflasi dan prospek suku bunga. Jika Fed terdengar hawkish, Perak bisa tertahan; sebaliknya, sinyal yang lebih seimbang dapat membantu menjaga momentum logam mulia.(Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %