Analisis Dolar Mundur di Tengah Bara Hormuz - Data Pasar 2026-07-14
0 0
Read Time:3 Minute, 6 Second

Analisis Dolar Mundur di Tengah Bara Hormuz - Data Pasar 2026-07-14

Dolar Mundur di Tengah Bara Hormuz

indeks Dolar AS melemah pada perdagangan Asia hari Selasa (14/7) meskipun permintaan terhadap aset safe haven masih meningkat. DXY, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap enam mata uang utama, turun ke sekitar level 100,20 setelah sebelumnya sempat menguat selama dua hari berturut-turut.
Meski melemah, tekanan turun Dolar masih terbatas karena ketegangan di Timur Tengah terus meningkat. US Central Command atau CENTCOM mengumumkan serangan presisi baru terhadap target militer Iran, serta menyebut lebih dari 50.000 personel militer AS saat ini telah dikerahkan di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, Garda Revolusi Iran atau IRGC menyatakan dua supertanker yang dianggap melanggar telah dilumpuhkan di Selat Hormuz setelah mengabaikan peringatan dan melewati rute yang disebut telah dipasangi ranjau. Iran juga memperingatkan bahwa kerja sama negara-negara kawasan dengan Amerika Serikat dapat memperlambat pembukaan kembali jalur tersebut dan memicu krisis energi global.
Ketegangan di Selat Hormuz membuat harga Minyak kembali terdorong naik. Pasar khawatir gangguan di jalur energi penting tersebut dapat memperketat pasokan global dan kembali menyalakan tekanan inflasi. Jika harga energi terus tinggi, The Fed berpeluang mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau bahkan menaikkan suku bunga lagi.
Ekspektasi Pasar terhadap kenaikan suku bunga juga ikut berubah. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang The Fed menaikkan suku bunga pada September kini mencapai 51%, sementara peluang suku bunga tetap hanya sekitar 23%. Kondisi ini sebenarnya bisa menjadi penopang Dolar, tetapi Pasar masih menunggu kepastian dari data ekonomi dan komentar pejabat The Fed.
Fokus utama investor hari ini tertuju pada data inflasi AS bulan Juni dan testimoni Ketua The Fed Kevin Warsh di hadapan Kongres. Jika inflasi inti tetap panas dan Warsh memberi sinyal hawkish, Dolar berpeluang kembali menguat. Namun, jika data inflasi lebih jinak dari perkiraan, tekanan pada Dolar bisa berlanjut meskipun risiko geopolitik masih tinggi.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %