
XAG/USD Ambruk 13%, Aksi Jual Logam Makin Dalam
Pasar Perak kembali dihantam gelombang jual pada Kamis (5/2). XAG/USD anjlok sekitar 13% dalam sehari, memperpanjang “rout” (aksi jual besar-besaran) di Pasar logam. Tekanan ini menyeret harga kembali ke area bawah dari rentang koreksi tajam—di mana Perak sudah turun sekitar 40% dari puncak ke lembah setelah sempat mencetak rekor $121,66 pekan lalu.
Risk-off kembali dominan, logam jadi sasaran
Pelemahan Perak terjadi seiring perubahan sentimen global yang mengarah ke risk-off. Saat pelaku Pasar memilih mengurangi risiko, aset-aset yang volatil seperti Perak cenderung lebih mudah terkena “hantaman”. Setelah sempat mencoba rebound tipis dari area rendah sekitar $72,50 di awal pekan, dorongan beli terlihat cepat melemah. Harga lalu kembali jatuh di bawah $76,00, menandakan tekanan jual belum selesai.
Gambaran teknikal XAG/USD (Daily)
Saat ini, XAG/USD diperdagangkan di sekitar $75,90.
50-day EMA: mulai mendatar dan menjadi “atap” harga (resistance dinamis) di $79,81.
Kalau harga bisa tembus & bertahan di atas $79,81, bias bullish bisa balik kuat dan membuka ruang lanjutan tren naik.
200-day EMA: masih naik dan jadi penopang tren jangka lebih panjang, dengan support utama di $55,75.
Kalau koreksi makin dalam, area ini berpotensi jadi penahan pullback berikutnya.
Stochastic (14,5,5): turun ke 21,20, mendekati oversold.
Ini mengindikasikan momentum turun mulai “capek”, tapi belum otomatis berarti harga langsung balik naik. Kalau stochastic mulai berbelok naik dari area rendah, peluang rebound menguat. Sebaliknya, kalau masuk oversold lebih dalam, Pasar bisa masuk fase konsolidasi sebelum arah jelas.
Intinya: Selama Perak belum reclaim $79,81, tekanan masih dominan. Tapi karena indikator mulai mendekati oversold, Pasar juga rawan muncul rebound cepat—asal sentimen risk-off mereda.(yds)
Sumber: FXstreet.com
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.