Analisis Aussie Melemah 5 Hari—RBA Bisa “Ngejut” Februari - Data Pasar 2025-12-17
0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Analisis Aussie Melemah 5 Hari—RBA Bisa “Ngejut” Februari - Data Pasar 2025-12-17

Aussie Melemah 5 Hari—RBA Bisa “Ngejut” Februari

Dolar Australia (AUD) melemah lagi terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, memperpanjang penurunan untuk hari kelima berturut-turut. AUD/USD masih tertekan karena Dolar AS tetap relatif kuat di tengah turunnya harapan memangkas suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Meski begitu, pelemahan AUD saja tidak bisa terlalu dalam. Pasalnya, Pasar mulai semakin “waspada” bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) bisa saja mulai menaikkan suku bunga segera pada bulan Februari.
Dua bank besar Australia, Commonwealth Bank of Australia (CBA) dan National Australia Bank (NAB), kini memproyeksikan RBA akan mengetatkan kebijakan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Alasannya: inflasi masih bandel dan kapasitas ekonomi dinilai terbatas, sehingga tekanan harga belum benar-benar reda.
Prediksi itu juga sejalan dengan sikap RBA yang cenderung hawkish saat menahan suku bunga pada rapat terakhir tahun 2025 minggu lalu. Di Pasar swap, peluang kenaikan suku bunga mulai terbaca: sekitar 28% di bulan Februari, naik jadi hampir 41% di bulan Maret, dan Agustus bahkan sudah hampir sepenuhnya diperkirakan.
Di sisi lain, USD tetap punya tenaga karena data tenaga kerja AS yang “campuran” tidak cukup kuat untuk menghidupkan lagi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Akibatnya, Dolar tetap kuat dan jadi beban buat AUD.
Tambahan tekanan datang dari data aktivitas bisnis Australia. PMI manufaktur memang naik tipis, namun PMI jasa turun, sehingga indeks gabungan ikut melemah. Sinyal ini membuat Pasar menilai pertumbuhan belum solid merata—jadi AUD masih rentan sampai ada katalis yang lebih jelas dari RBA atau data global berikutnya.(asd)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam Software Trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %