PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengajak generasi muda Indonesia untuk berwakaf melalui pasar modal. Mereka ingin mengubah pemahaman wakaf yang selama ini terbatas pada masjid, madrasah, dan makam. Wakaf saham telah ada sejak tahun 2019, namun pertumbuhannya masih lambat karena kurangnya literasi. BEI berharap generasi muda akan berinvestasi dalam saham wakaf, yang dapat memberikan keuntungan finansial sekaligus amal. Wakaf saham ini juga didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan memiliki potensi besar dalam ekonomi syariah. Dompet Dhuafa, sebuah yayasan, juga mendukung pengelolaan wakaf saham dan berupaya untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam wakaf saham.