Apple sedang berinvestasi besar-besaran, dengan pengeluaran harian mencapai sekitar Rp 15 triliun, untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI) di iPhone. Mereka memiliki visi untuk memungkinkan pengguna iPhone melakukan tugas-tugas sehari-hari secara otomatis dengan perintah suara. Misalnya, Anda dapat memerintahkan asisten virtual Siri untuk membuat GIF dari lima foto terakhir yang Anda ambil, dan bahkan mengirimkannya melalui pesan teks. Sebelumnya, tugas semacam ini harus dilakukan secara manual, tetapi dengan teknologi AI yang lebih canggih yang sedang mereka kembangkan, pengalaman pengguna diharapkan akan menjadi lebih mulus.

Proyek ini melibatkan divisi “Foundational Models” yang dipimpin oleh John Giannandrea, seorang veteran teknisi yang pernah bekerja di Google. Meskipun anggaran yang digelontorkan oleh Apple untuk proyek ini belum diungkapkan secara rinci, kehadiran mantan teknisi Google dalam tim menunjukkan komitmen Apple untuk menghadirkan teknologi AI yang unggul. Selain itu, Apple juga sedang mengembangkan berbagai model AI, termasuk chatbot AI yang disebut “Ajax GPT,” yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan melalui Apple Care.

Meskipun informasi lebih lanjut tentang proyek ini masih terbatas, tampaknya Apple sedang fokus untuk meningkatkan pengalaman pengguna iPhone melalui teknologi AI yang lebih cerdas. Meski CEO Apple, Tim Cook, enggan memberikan komentar lebih lanjut tentang proyek ini, pengembangan teknologi AI ini nampaknya menjadi fokus utama perusahaan dalam beberapa bulan terakhir. Dengan teknologi AI yang semakin maju, kita dapat menantikan fitur-fitur inovatif yang akan diperkenalkan oleh Apple untuk iPhone di masa depan.